Arief Fadlansyah

Private Website Simple Berbasis Pendidikan

Hot

Rabu, 28 Agustus 2013

Materi Geometri

Agustus 28, 2013 0
Assallamualaikum, sahabat rif. Pada kesempatan kali ini saya akan membagi beberapa file mengenai Mata Kuliah Geometri. Bagi yang membutuhkan silahkan di sedot dan bagi yang tidak membutuhkan dapat di sedot juga, sapa tau bisa untuk anak anda kelak, hhee. Sebelum saya membagikan file ini, ada baiknya saya menjelaskan sedikit mengenai Geometri.


Geometri seperti cabang ilmu matematika yang lain lahir berabad tahun silam dari kondisi ril kehidupan sehari-hari sekelompok masyarakat. Misalnya lebih dari 2000 tahun silam orang Mesir mempunyai kebiasaan bekerja dengan dasar-dasar geometri, dikarenakan pertimbangan praktis seperti banjir berkala sungai Nil yang selalu menghanyutkan garis batas tanah milik mereka. Sehingga memaksa mereka untuk merekonstruksi garis-garis batas tanah tersebut.

Bangsa Yunani yang banyak dipengaruhi oleh daerah Mediterania memiliki sedikit pandangan lebih maju terhadap geometri. Geometri telah dianggap sebagai sebuah abstraksi dari dunia nyata atau sebuah model yang membantu pikiran atau logika. Sampai akhirnya pada tahun 250 sebelum masehi Euclide menghasilkan karya monumental yang dituangkan ke dalam buku Element, yang hingga sekarang karyanya masih dipelajari dan digunakan.

Berikut ini merupakan file yang akan saya bagikan:
  • Pengenalan Geometri dan Pengukuran | Download
  • Definisi, Asumsi, Teorema Geometris | Download
  • Kongruensi Segitiga | Download
  • Teorema Geometri | Download (Teorema 2.1 sampai 2.9, 2.13-2.15, dan 3.1)
Sumber: Kumpul dari Om Google
Read More

Kamis, 15 Agustus 2013

Pengertian dan Modul Program Linier

Agustus 15, 2013 1
Alhamdulillah, ng'eblog lagi. Pada kesempatan kali ini saya akan memberi sedikit penjelasan mengenai Program Linier dan membagikan modul mengenai program linier ini. Dan modul ini bisa di jadikan referensi bahan kuliah anda.


Program Linier adalah suatu cara untuk menyelesaikan persoalan pengalokasian sumber-sumber yang terbatas di antara beberapa aktivitas yang bersaing, dengan cara yang terbaik dan mungkin dilakukan. Persoalan pengalokasian ini akan muncul apabila seseorang harus memilih tingkat aktivitas-aktivitas tertentu yang bersaing dalam hal penggunaan sumber daya yang terbatas yang di butuhkan untuk melaksanakan aktivitas-aktivitas tersebut.

Beberapa contoh situasi dari uraian di atas antara lain ialah persoalan pengalokasian fasilitas produksi,  solusi permainan (game), dan pemilihan pola pengiriman (shipping). Satu hal yang menjadi ciri situasi di atas ialah adanya keharusan untuk mengalokasikan sumber terhadap aktivitas.

Program Linier ini menggunakan model matematis untuk menjelaskan persoalan yang dihadapinya. Sifat “linier” di sini memberi arti bahwa seluruh fungsi matematis dalam model ini merupakan fungsi yang linier. Sedangkan kata “programming” merupakan sinonim untuk perencanaan. Dengan demikian, Program Linier (LP) adalah perencanaan aktivitas-aktivitas untuk memperoleh suatu hasil yang optimum, yaitu suatu hasil yang mencapai tujuan terbaik di antara seluruh alternative yang layak.

George B. Dantzig merupakan ahli matematika yang diakui sebagai pioneer Liniear Programming. Selama perang Dunia II,  Dantzig bekerjasama dengan Von Neumann, Hurwicz dan Koopmans , melahirkan “Program Saling Ketergantungan Kegiatan – Kegiatan dalam Struktur Linier”, kemudian disebut Linier  Programming.

Pada tahun 1947 Dantzig mempublikasikan “Metode Simplek”. Kemudian bekerjasama dengan Marshall Wood dan Alex Orden dalam pengembangan “Metode Simplek”.   Pada awalnya metode simplek diterapkan pada masalah-masalah militer, seperti logistik, transportasi dan perbekalan. Sejalan dengan perkembangannya, Program Linier sudah diaplikasikan hampir kesemua bidang  yang didukung dengan perkembangan yang sangat pesat bidang ilmu komputer. 

Seperti yang saya katakan tadi, saya akan membagikan modul. Berikut link downloadnya:

Modul Program Linier | Download
Read More

Jumat, 09 Agustus 2013

Interpolasi Polinomial Lagrange | Metode Numerik

Agustus 09, 2013 0
Interpolasi Polinomial Lagrange ini merupakan kelanjutan dari Interpolasi Polinomial Newton. Interpolasi ini merupakan bagian dari materi mata kuliah Metode Numerik. Untuk memulai postingan kali ini, ada baiknya saudara paham dulu mengenai interpolasi itu.



Interpolasi adalah suatu cara untuk mencari nilai di antara beberapa titik data yang telah diketahui. Dalam kehidupan sehari- hari ,interpolasi dapat digunakan untuk memperkirakan suatu fungsi dimana fungsi tersebut tidak terdefinisi dengan suatu formula, tetapi didefinisikan hanya dengan data- data atau table yang tersedia.

Interpolasi Lagrange hampir sama dengan polinomial Newton, tetapi tidak menggunakan bentuk pembagian beda hingga. Interpolasi polinomial Lagrange dapat diturunkan dari persamaan Newton. Interpolasi Lagrange diterapkan untuk mendapatkan fungsi polinomial P (x) berderajat tertentu yang melewati sejumlah titik data.

Untuk lebih jelas mengenai Interpolasi Lagrange, saya membagikan materi berbentuk file. Kenapa saya tidak membagikan di blog ini saja, kenapa harus download lagi, donwload lagi. Alasan saya, karena penulisan equation yang sulit.

Interpolasi Lagrange | Download

Terima Kasih Kepada:
Teman-teman kuliah di Universitas Borneo Tarakan yang telah meresume dari berbagai referensi. :)
Read More

Senin, 05 Agustus 2013

Interpolasi Polinomial Newton | Metode Numerik

Agustus 05, 2013 3
Interpolasi Polinomial Newton ini merupakan kelanjutan dari Interpolasi Polinomial Linier dan Interpolasi Polinomial Kuadratik, sebelum ketahap Interpolasi Newton, kita harus terlebih dulu mengerti ataupun memahami Interpolasi Linier dan Interpolasi Kuadratik. Sebelum memasuki Interpolasi Newton saya akan menjelaskan sedikit mengenai Interpolasi itu sendiri.


Interpolasi adalah suatu cara untuk mencari nilai di antara beberapa titik data yang telah diketahui. Dalam kehidupan sehari- hari ,interpolasi dapat digunakan untuk memperkirakan suatu fungsi dimana fungsi tersebut tidak terdefinisi dengan suatu formula, tetapi didefinisikan hanya dengan data- data atau table yang tersedia.

Ada berbagai macam interpolasi berdasarkan fungsinya, di antaranya adalah interpolasi linier, interpolasi kuadrat, interpolasi newton dan interpolasi lagrange. Dengan berbagai macam metode antara lain metode Newton dan metode Lagrange , namun disini kita akan membahas dengan metode Newton.

Telah kita ketahui Interpolasi Linier memiliki 2 buah titik, Interpolasi Kuadratik memiliki 3 buah titik dan pada Interpolasi Newton memiliki 3 bahkan lebih titik yang terhubung. Dan masing-masing memiliki peranan sendiri-sendiri. Ketika saudara mendapatkan 2 buah titik maka yang di gunakan adalah Interpolasi Linier dan begitu seterusnya.

Untuk lebih jelasnya mengenai Interpolasi Newton ini, saya akan memberikan file yang berisi mengenai Interpolasi Newton di atas. Kenapa saya membagikan file? Kenapa tidak di tampilkan di postingan saja? Saya memiliki alasan tersendiri, yaitu karena ribetnya pembuatan equation. Cape kan bila di ketik ulang. hehe.

Interpolasi Newton | Download

Terima Kasih Kepada:
Teman-teman mahasiswa Universitas Borneo Tarakan Jurusan Matematika 2010 yang telah meresume materi ini. hehe. Dan perlu saudara ketahui ini merupakan resuman kelompok saya :D
Read More

Jumat, 02 Agustus 2013

Interpolasi Polinomial Kuadratik | Metode Numerik

Agustus 02, 2013 0
Sebelumnya saya telah memposting mengenai Interpolasi Linier dan kali ini merupakan kelanjutan dari Interpolasi itu yaitu Interpolasi Polinomial Kuadratik. Sebelum memperlajari Interpolasi Kuadratik saudara dianjurkan untuk memahami Interpolasi Polinomial Linier karena setiap interpolasi berkesinambungan dan berlanjut. Ketika saudara kurang paham mengenai konsep dari Interpolasi Linier maka saudara akan kesusahan dalam mengerti Interpolasi Kuadratik. Sebelum memasuki postingan utama, ada baiknya saudara mengetahui definisi dari interpolasi itu sendiri.


Interpolasi adalah suatu cara untuk mencari nilai di antara beberapa titik data yang telah diketahui. Di dunia nyata, interpolasi dapat digunakan untuk memperkirakan suatu fungsi, yang mana fungsi tersebut tidak terdefinisi dengan suatu formula, tetapi didefinisikan hanya dengan data-data atau tabel, misalnya tabel dari hasil percobaan. Ada berbagai macam interpolasi berdasarkan fungsinya, di antaranya adalah interpolasi linier, interpolasi kuadrat, dan interpolasi polinomial. Adapun berbagai metode dalam interpolasi antara lain metode Lagrange dan metode Newton. Kedua metode tersebut menggunakan fungsi polinomial untuk menginterpolasi f (x) pada titik-titik yang diberikan. Bagi para peneliti, interpolasi sering digunakan apalagi bila penelitian yang dilakukan adalah jenis penelitian kuantitatif, artinya banyak data-data yang harus dikumpulkan dan dianalisis.

Interpolasi Kuadratik merupakan metode yang digunakan untuk mengetahui nilai dari sesuatu yang berada dalam sebuah interval atau diantara 3 buah titik dengan menggunakan pendekatan fungsi kuadrat.

Di sini saya akan memberikan file mengenai konsep Interpolasi Kuadratik, karena bila saya mengetik di sini, saya akan kesulitan saat mengetik equetion'nya. hehe. File di bagi menjadi 2 yaitu:

Interpolasi Kuadratik (Konsep Persamaan Garis) | Download
Interpolasi Kuadratik (Konsep Matriks, Aturan Cramer) | Download

Terima Kasih Kepada:
Teman-teman Kuliah Jurusan Matematika Univ. Borneo 2010 yang telah meresume materi ini :)
Read More

Interpolasi Polinomial Linier | Metode Numerik

Agustus 02, 2013 0
Pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan sedikit ilmu yang saya dapatkan di bangku perkuliahan yaitu Interpolasi Polinomial Linier yang dimana merupakan bagian dari Mata Kuliah Metode Numerik. Agar saudara lebih mudah mengerti saya akan menjelaskan sedikit mengenai interpolasi.


Interpolasi adalah suatu cara untuk mencari nilai di antara beberapa titik data yang telah diketahui. Di dunia nyata, interpolasi dapat digunakan untuk memperkirakan suatu fungsi, yang mana fungsi tersebut tidak terdefinisi dengan suatu formula, tetapi didefinisikan hanya dengan data-data atau tabel, misalnya tabel dari hasil percobaan. Ada berbagai macam interpolasi berdasarkan fungsinya, di antaranya adalah interpolasi linier, interpolasi kuadrat, dan interpolasi polinomial. Adapun berbagai metode dalam interpolasi antara lain metode Lagrange dan metode Newton. Kedua metode tersebut menggunakan fungsi polinomial untuk menginterpolasi f (x) pada titik-titik yang diberikan. Bagi para peneliti, interpolasi sering digunakan apalagi bila penelitian yang dilakukan adalah jenis penelitian kuantitatif, artinya banyak data-data yang harus dikumpulkan dan dianalisis.

Kita telah mengetahui pengertian dari Interpolasi, sekarang saudara pasti bertanya-tanya. Apa sih Interpolasi Linier itu? Interpolasi Linier adalah Metode matematis untuk mencari data yang tidak diketahui ditengah data yang diketahui, dengan catatan data-data tersebut tersusun secara linier naik atau turun.

Di sini saya akan membagikan file yang berisikan Konsep dari Interpolasi Linier. Kenapa saya membagikan melalui file? Karena bila saya mengetik ulang di sini, pasti sulit sekali. Terlalu banyak Equetion yang harus dibuat, hehe.

Interpolasi Linier | Download

Terima Kasih Kepada : 
Teman-teman Kuliah Jurusan Matematika Univ. Borneo 2010 yang telah meresume materi ini :)
Read More

Minggu, 28 Juli 2013

Kegiatan Akhir dan Tindak Lanjut Pembelajaran

Juli 28, 2013 0
Kegiatan Akhir dalam pembelajaran tidak hanya diartikan sebagai kegiatan untuk menutup pelajaran, tetapi juga sebagai kegiatan penilaian hasil belajar siswa dan kegiatan tindak lanjut. Kegiatan tindak lanjut harus ditempuh berdasarkan pada proses dan hasil belajar siswa.



Kegiatan akhir dan tindak lanjut pembelajaran harus direncanakan dan dilaksanakan secara sistematis, efektif, efisien, dan flesibel. Kegitan akhir dan tindak lanjut pembelajaran harus merupakan rangkaian kegiatan pendahuluan dan kegiatan inti pembelajaran.

Kegiatan-kegiatan yang harus dilaksanakan dalam kegiatan akhir dan tindak lanjut pembelajaran adalah:
  1. Melaksanakan penilaian akhir, penilaian belajar dalam kegiatan akhir pembelajaran (posttest) tujuannya adalah untuk mengetahui sejauh mana kemampuan siswa setelah mengikuti pelajaran tersebut. Kegiatan penilaian dalam pembelajaran yang perlu dikembangkan oleh guru meliputi penilaian proses serta penilaian produk. Penilaian proses seperti yang telah dijelaskan pada kegiatan inti dalam pembelajaran. Sedangkan penilaian produk lebih menekankan pada kegiatan penilaian untuk mengetahui tentang sejauh mana hasil belajar siswa. Pada penilaian akhir dapat dilakukan dengan cara lisan maupun tulisan, yang perlu diperhatikan guru harus dapat mengkondisikan siswa. Supaya siswa secara maksimal dapat mengorganisasi (pemahaman) kembali tentang materi pelajaran yang telah dibahas.
  2. Mengkaji hasil penilaian akhir, apabila teknik penilaian dilaksanakan secara lisan,maka dalam tahapan ini guru perlu memutuskan secara spontan dalam menganalisis/mengidentifikasi hasil belajar tersebut. Kemudian gabungkan dengan hasil penilaian proses, maka guru akan memperoleh gambaran kegiatan tindak lanjut yang bagaimanayang harus diberikan pada siswa.
  3. Melaksanakan kegiatan tindak lanjut, dengan alternatif kegiatan di antaranya: a) Memberikan tugas atau latihan-latihan. b) Menjelaskan kembali bahan pelajaran yang dianggap sulit oleh siswa. c) Menugaskan membaca materi pelajaran tertentu. d) Memberikan motivasi/bimbingan belajar.
  4. Mengemukakan topik bahasan yang akan datang. Dalam kegiatan akhir di antaranya guru harus mengemukakan atau memberikan gambaran pada siswa tentang topik bahasan yang akan dipelajari pada pertemuan yang akan datang.
  5. Menutup pelajaran (biasakan murid menutup pelajaran dengan berdoa)
Read More

Selasa, 23 Juli 2013

Kegiatan Inti dalam Pembelajaran

Juli 23, 2013 2
Kegiatan Inti dalam pembelajaran memegang peranan penting untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan dalam kurikulum. Oleh karena itu, kegiatan inti dalam pembelajaran merupakan kegiatan yang kompleks dalam proses belajar mengajar yang mengutamakan pada proses pembentukan pengalaman belajar siswa. 


Kegiatan inti dalam pembelajaran harus direncanakan oleh guru berdasarkan pada kurikulum yang berlaku. Dengan memprioritaskan pada aktivitas siswa yang dibimbing secara efektif oleh guru.

Langkah-langkah kegiatan inti dalam pembelajaran meliputi:
1. Memberitahukan tujuan dan garis besar materi yang akan dipelajari. Teknik yang di gunakan bisa menggunakan lisan atau ditulis di papan tulis hingga semua siswa mengetahui bahwa topik tersebut yang akan dipelajarinya.

2. Menyampaikan alternatif kegiatan belajar yang akan ditempuh siswa. Supaya kegiatan belajar dapat dilaksanakan secara optimal serta gruharus memberitahukan tahapan-tahapan belajar tersebut serta membimbing siswa selama proses belajarnya. Dan guru perlu memberitahukan tentang sumber-sumber belajar yang memungkinkan dapat digunakan oleh siswa.

3. Membahas materi/menyajikan bahan pelajaran. Prosedur kegiatan ini sangat penting karena dengan kegiatan ini akan terjadi suatu proses perubahan tingkah laku, dari tidak memahami menjadi memahami, dari tidak mengerti menjadi mengerti, dari tidak mempu menjadi mampu dan dari tidak terampil menjadi terampil.

Untuk memahami tentang kegiatan menyajikan/membahas materi pelajaran dalam prosedur kegiatan inti dalam pembelajaran dapat kita kelompokkan pada tiga bentuk kegiatan pembelajaran, yaitu 1) Pembelajaran secara klasikal, 2) Pembelajaran secara kelompok, dan 3) Pembelajaran secara perseorangan.

Untuk menentukan apakah Proses pembelajaran yang akan dilaksanakan oleh guru cocok dengan pembelajaran klasik, kelompok, atau perseorangan, maka guru perlu memperhatikan faktor-faktor yang harus dipertimbangkan diantaranya: 1) Tujuan Pembelajaran, 2) Karakteristik/Jumlah siswa, 3) Karakteristik materi, 4) Alokasi  waktu, dan 5) Fasilitas dan Sarana yang tersedia.

1) Menyajikan/membahas materi pelajaran secara klasikal.
Pembelajaran klasikal dapat digunakan apabila materi pelajaran lebih bersifat informatif atau fakta. Terutama ditujukan untuk memberikan informasi atau sebagai pengantar dalam proses belajar mengajar (Depdikbud, 1990). Proses dalam pembelajaran klasikal dapat membentuk kemampuan siswa dalam menyimak (mendengarkan) dan membentuk kemampuan dalam bertanya. Metode yang digunakan pada pembelajaran klasikal ini yaitu metode ceramah dan tanya jawab bervariasi.

Prinsip-prinsip yang harus dilaksanakan dalam pembelajaran klasikal:
  • Sistematis
  • Perhatian dan aktivitas
  • Media Pembelajaran
  • Latihan atau penugasan
2) Menyajikan/membahas bahan pelajaran secara pembelajaran kelompok.
Pembelajaran secara kelompok merupakan pembelajaran yang dalam proses belajarnya siswa dikelompokkan pada beberapa kelompok sesuai dengan kebutuhan dan tujuan belajar. Belajar kelompok terutama ditujukan untuk mengembangkan konsep pokok/subpokok bahasan yang sekaligus mengembangkan aktivitas sosial, sikap dan nilai (Depdikbud, 1990 : 39). Pembelajaran kelompok cenderung menggunakan pendekatan CBSA (Cara Belajar Siswa Aktif). Metode yang digunakan pada pembelajaran kelompok ini yaitu diskusi, kerja kelompok, simulasi, dan penelitian sederhana (observasi). Namun metode yang sering digunakan dalam belajar kelompok adalah metode diskusi.

3) Pembahasan materi pelajaran melalui pembelajaran perseorangan.
Kegiatan pembelajaran perseorangan dapat membantu proses belajar mengajar yang mengarah pada optimalisasi kemampuan siswa secara individu. Untuk melaksanakan kegiatan belajar tersebut diantaranya guru perlu memiliki kemampuan yang berkenaan dengan:
  • Mengkaji hasil prestasi belajar siswa
  • Merencanakan, melaksanakan serta menilai program perbaikan dan pengayaan hasil belajar siswa.
  • Melaksanakan kegiatan belajar dalam latihan secara perseorangan.
Kemampuan di atas dalam pelaksanannya perlu dilandasi dengan perhatian, bimbingan dan motivasi dari guru. Kegiatan belajar perseorangan ditujukan untuk menampung kegiatan pengayaan dan perbaikan (Depdikbud: 1990: 39)

4) Menyimpulkan pelajaran
Kriteria yang harus diperhatikan dalam menyimpulkan pelajaran di antaranya adalah:
  • Berorientasi pada tujuan pembelajaran khusus
  • Singkat, dan jelas dengan bahasa (tulis/lisan) yang mudah dipahami oleh siswa.
  • Kesimpulan tidak kelar dari topik yang telah dibahas, serta
  • Dapat menggunakan waktu sesingkat mungkin.
Dalam proses belajar khususnya pada tahap kegiatan inti, guru harus tetap melaksanakan penguatan yang tujuannya adalah 1) meningkatkan perhatian siswa, 2) membangkitkan dan memelihara motivasi belajar siswa, dan 3) mengontrol dan memodifikasi tingkah laku siswa yang kurang positif serta mendorong munculnya tingkah laku yang produktif (Raka Joni: 1985 : 3)
Read More